Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Juli 2013

Doa Berbuka Puasa Yang Benar


Masyhur tak selamanya jadi jaminan. Begitulah yang terjadi pada doa berbuka puasa : “Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa ‘ala rizqika afthortu” (Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rizki-Mu aku berbuka).” <<< Tambahan ‘wa bika aamantu‘ adalah tambahan yang tidak diketahui sanadnya, walaupun makna do’a tersebut shahih. [ Mirqotul Mafatih, 6/304 ]


“Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah”  telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki ]

(Hadits shahih, Riwayat Abu Daud [2/306, no. 2357] dan selainnya; lihat Shahih al-Jami’: 4/209, no. 4678) >>> Syarah Hisnul Muslim, bab Dua’ ‘inda Ifthari ash-Shaim, hadits no. 176.

Read More..

Minggu, 29 Juli 2012

Udah.. Putusin Aja,,


menutup aurat itu memuliakan diri,
tiada pacaran itu menghormati diri,
bila diri sudah tak muliakan dan hormati...
wajarlah bila yang lainpun demikian.

bila ramadhan adalah ibadah antara hamba dengan Allah berdua.
kenapa harus dikotori dengan hadirnya orang ketiga (pacar?) 

ramadhan dulu fokus puasa, tinggalin dulu pacaran..
nanti setelah ramadhan baru lanjut lagi puasanya :D
 

bila ramadhan ini terasa indah,
maka menutup aurat buatnya lebih indah,
bila puasa ini meneduhkan,
maka putusin pacar lebih buat teduh :)
Read More..
.:: ada sebuah masa dimana sgalanya kekal.. namun tetap tergantung pilihan... menikmati surga dengan segala nikmat tak berakhir, atau kepayahan dalam kekekalan adzab neraka ::.